Konsep dan Filosofi Takaful

Segala musibah dan bencana yang menimpa manusia adalah ketentuan Allah. Namun, manusia wajib berikhtiar untuk memperkecil resiko dan juga dampak keuangan yang mungkin timbul.  Upaya tersebut seringkali tidak memadai, sehingga timbul kebutuhan akan mekanisme membagi resiko seperti yang ditawarkan oleh konsep Asuransi  Takaful Keluarga.

Sebagai perusahaan asuransi syariah, Takaful Keluarga beroperasi dengan konsep tolong-menolong, sebagaimana telah digariskan di dalam Al Qur-an, “Dan tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan takwa” (QS. Al-Maidah [5]: 2). Dengan landasan ini, Asuransi Takaful Keluarga menjadikan semua peserta sebagai satu keluarga besar yang akan saling melindungi dan bersama-sama menanggung resiko keuangan dari musibah yang mungkin terjadi di antara mereka.

Transaksi yang digunakan berlandaskan pada akad Tabarru’ dan akad Tijari.  Akad Tijari itu sendiri meliputi Mudharabah, Mudharabah Musytarakah, dan Wakalah bil Ujroh.   Semua akad tersebut terbebas dari unsur riba (bunga uang), maisir (judi), gharar (ketidakjelasan), dan zhulmun (penganiayaan) yang secara tegas dilarang dalam syariat Islam.